"Insya Allah saya tanda tangani kebijakannya Jumat (13/2) ini, setelah itu Peraturan Menterinya akan diproses," kata Rudiantara, saat ditemui di Hotel Akmani, Jakarta, Rabu (12/2).
Kebijakan Menkominfo ini akan mengatur soal refarming dan relokasi frekuensi yang semula digunakan Telkomsel, Indosat, XL Axiata, dan Hutchinson 3 untuk jaringan 2G.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di frekuensi 1.800 MHz tersebut, XL dan Telkomsel mempunyai lebar pita 22,5 MHz, Indosat 20 MHz, sedangkan Tri yang paling kecil, 10 MHz. Sehingga ada total 75 MHz yang tersedia. Dari jumlah tersebut, blok frekuensinya itu terpisah-pisah. Sehingga, Rudiantara perlu melakukan penataan agar frekuensi bisa berurutan.
"Kebijakan ini sebagai dasar bagi teman-teman penyedia operator agar bersiap. Tujuannya, pertengahan tahun atau kuartal 3, LTE 4G 1.800 sudah bisa dikomersialkan," ucapnya.
Dengan dibukanya 4G LTE di 1.800 MHz maka operator mempunyai pilihan untuk menggelar layanan generasi terbaru ini. Karena, 4G LTE yang sekarang berjalan di 900 MHz hanya menggunakan lebar pita 5 Mhz saja dari ideal 20 MHz.
Dengan dibukanya di 1.800 MHz, maka peluang kecepatan internet 4G LTE sesungguhnya akan dirasakan oleh pengguna di Tanah Air. Sejauh ini, Telkomsel, XL dan Indosat yang sudah menggelar 4G LTE di frekuensi tersebut. (tyo/ded)