Mobil yang diberi nama Lutz (Low-carbon Urban Transport Zone) Pathfinder, itu dapat melakukan perjalanan 12 mil per jam dan menggunakan sensor, radar, dan kamera, untuk mengindari rintangan. Ia berjalan dengan tenaga listrik.
Mobil dua tempat duduk rancangan Transport Systems Catapult itu didesain untuk berjalan di trotoar dan tempat untuk pejalan kaki. Diharapkan, mobil ini bisa membantu seseorang mempercepat perjalanannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Urusan Mobil Pintar, Google Belum Saingi Perusahaan Otomotif
Menurut laporan CNN, jika semua tahap uji coba berjalan lancar, maka mobil yang bisa berjalan otomatis tanpa sopir ini ditargetkan bisa dipakai di seluruh kota di Inggris dalam dua tahun mendatang.
Kendaraan serupa telah beroperasi di Bandara Heathrow, London sejak 2011, mengambil penumpang antara terminal dan parkir.
Tetapi kehadiran Luts Pathfinder ini, menandai upaya sejumlah pihak untuk benar-benar membawa mobil tanpa sopir di jalan raya.
Sekretaris Negara Inggris untuk Bisnis, Inovasi, dan Keterampilan, Vince Cable mengatakan bahwa Inggris memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin dalam industri mobil tanpa sopir. Industri ini diprediksi bernilai 900 miliar pound sterling pada tahun 2025.
Baca juga: Uber ikut Kembangkan Mobil Tanpa Sopir
Amerika Serikat juga berpotensi menjadi pemimpin dalam bisnis ini karena dalam beberapa tahun terakhir perusahaan seperti Google telah mengembangkan secara serius mobil tanpa sopir dan telah dipamerkan tahun lalu.
Perusahaan penyedia aplikasi jaringan transportasi Uber, juga turut mengembangkan mobil macam ini bekerjasama dengan Carnegie Mellon University (CMU), Amerika Serikat. (adt)