Cerita ini dituliskan oleh salah satu pengguna Reddit dengan akun Ac805 atau juga Carl. Saat itu dia sedang menerbangkan pesawat SportCruiser dengan jenis satu mesin dari Bandara Lanseria di Afrika Selatan.
Tak lama setelah lepas landas, ternyata kaca pelindung kokpit atau kanopi telah terbuka dan membuat beberapa barang miliknya berterbangan dan jatuh di sela-sela kaca terbuka itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akhirnya, Carl memutusan untuk melakukan pendaratan. Saat di darat, dia baru menyadari ada beberapa barangnya yang hilang karena terjatuh dari ketinggian sekira 1.000 kaki.
Orang yang menemukan tas miliknya tersebut bernama Malopo dan dia memang berniat mengembalikan MacBook Air yang ada di dalamnya.
Saat Carl mengambil tasnya dia kaget bukan kepalang, karena MacBook Air tersebut masih utuh dan bisa diaktifkan secara normal. Cukup mengherankan mengingat piranti itu jatuh dari ketinggian 1.000 kaki.
Kendati masih bisa dinyalakan, tetap saja ada bagian sisi laptop ini yang rusak, seperti bagian pendingin, keyboard dan trackpad.
"Saya benar-benar terkesan dengan daya tahan Mac. Namun saya tidak terpikir untuk menggantinya dengan MacBook yang baru," akunya.
Dia merasa terganggu dengan tampilan baru OS X Yosemite dan membutuhkan RAM serta pengolahan grafis yang lebih. "Saya pikir akan membeli laptop Razer Blade 2015 atau MSI WS60," katanya. (tyo/ded)