Dari laporan situs The New York Times, sejumlah museum kesenian seperti Hirshhorn Museum and Sculpture Garden di Washington dan Museum of Fine Arts di Houston, telah memperhatikan perkembangan penggunaan tongsis dan khawatir kehadirannya bisa menghancurkan nilai seni koleksi.
Selain itu, pengguna yang malah sibuk berfoto di museum dikhawatirkan tidak fokus dengan keberadaan barang berharga di sekitarnya atau malah lalai atas keselamatan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara menurut Deborah Ziska dari National Gallery of Art, kenyamanan saat menikmati karya seni juga jadi salah satu hal yang dipertimbangkan. "Kami tak mau nantinya harus menyimpan semua karya seni ke dalam kaca," katanya.
Sementara seorang analis dari lembaga riset IBISWorld, Andy Brennan memperkirakan ada sekitar ratusan ribu tongsis yang terjual di Amerika Serikat sejak musim panas tahun lalu. Setuju kah Anda tongsis bisa membahayakan karya seni atau barang bersejarah di dalam museum? (adt)