Tak tanggung-tanggung, Toshiba meluncurkan tiga model sekaligus untuk ponsel rakitan ini, dan rencananya modul itu akan dipamerkan dalam acara Mobile World Congress di Barcelona, Spanyol, pada Maret 2015.
Toshiba membuat dua modul kamera belakang, dengan resolusi 5 megapixel dan 13 megapixel. Mereka juga membuat modul kamera depan resolusi 2 megapixel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Project Ara dimulai dengan cara yang sangat sederhana. Kami akan memberi kebebasan bagi orang-orang untuk membuat perangkatnya," kata Regina Dugan, Direktur Advanced Technology and Project (ATAP) di Google, sebuah divisi pengembangan teknologi.
Ke depan, Google mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum Project Ara benar-benar siap dipasarkan secara massal.
Google bakal menjual ponsel dasar yang diberi nama Gray Phone, di dalamnya sudah ada prosesor, layar, baterai, dan modul Wi-Fi.
Produsen peranti keras lain diizinkan memproduksi komponen untuk Project Ara. Dengan ini, industri komponen ponsel diharapkan bisa tumbuh lebih cepat dan meningkatkan daya saing. (adt/adt)