Semakin menarik, setelah ketiganya ternyata menggunakan prosesor yang berbeda untuk mendongkrak performanya. Galaxy S6 pakai Exynos 7420, HTC One M9 menggunakan Snapdragon 810 sementara iPhone 6 percaya diri melalui A8.
Kecuali prosesor A8 milik Apple yang masih dual core, Exynos 7420 dan Snapdragon 810 sudah memaksimalkan octa core. Tapi ketiganya masih relevan untuk diadu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada beberapa metode pengujian dilakukan GeekBench, untuk mendapatkan hasil yang adil. Salah satu metodenya dengan melakukan pengujian secara multi core.
Agak tertinggal adalah iPhone 6 Plus dengan nilai 2,991 bahkan skor ini masih kalah dibandingkan prosesor Snapdragon 805 milik Nexus 6 yang mampu meraih angka 3,307.
Hasil test multicore (dok.GeekBench) |
Kendornya hasil ini bagi iPhone 6 Plus mungkin sedikit bisa dimaklumi, karena ponsel pintar Apple ini hanya berjalan di dual core.
Biar lebih adil, GeekBench melakukan pengujian dengan memaksimalkan di pengujian single core. Dan hasilnya bisa ditebak, bahwa iPhone 6 Plus lebih efisien dengan skor 1,626. Namun itu bukanlah posisi pertama, karena ternyata Nexus 9 yang ditenagai Nevidia Tegra K1 bisa unggul dipengujian single core dengan hasil 1,976.
Hasil test single core (dok.Geekbench) |
Dari dua kali pengujian ini bisa ditarik kesimpulan bahwa, Samsung Galaxy S6 dengan prosesor buataan sendiri mampu melaju kencang, karena semakin banyak inti di prosesor maka semakin tinggi kemampuannya.
Sementara iPhone 6 Plus boleh dibilang tak terlalu jor-joran mengumbar prosesornya, karena yang penting efisien untuk melakukan aktivitas penggunaan ponsel. Jadi menurut GeekBench, hasil ini berjalan seimbang dengan tidak ada yang terlalu menonjol satu sama lain.
(tyo/eno)
Hasil test multicore (dok.GeekBench)
Hasil test single core (dok.Geekbench)