Seperti dilansir kantor berita Norwegia NRK, keberadaan mumi itu diungkap oleh seorang bernama Knut Djupedal dari museum imigrasi Migrasjonmuseet yang sebelumnya bernama Norsk Utvandrermuseum. Djupedal mendengar bahwa seorang imigran Norwegia, Gunnar Nergaard, yang menetap di Chili, mengaku telah menemukan mumi penduduk asli yang berusia 500-2.500 tahun.
Nergaard menemukan mumi itu pada 1930-an dari sebuah kuburan kuno dan mengirimkannya ke Etnografisk Museum di Oslo. Diperkirakan mumi itu berasal dari kelompok masyarakat Chinchorro di utara Chili.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebanyakan koleksi De Schreinerske Samlinger itu adalah tulang belulang. Tapi setelah mencari dengan teliti, Djupedal akhirnya menemukan mumi tersebut. Dia memotretnya dan mencocokkannya dengan foto mumi pada 1930-an yang dimilikinya.
Duta Besar Chili untuk Norwegia, Jose Miguel Cruz Sanchez, mengatakan dia menyambut upaya pengembalian mumi tersebut. “Saya tak tahu kalau ada mumi dari Chili di Norwegia,” katanya. “Saya berharap ada ilmuwan Chili yang datang dan menelitinya.”