Ilmuwan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) berhasil menemukan seperti Saturnus namun dengan ukuran yang lebih kerdil. Kategori Centaur ini diberi nama Chiron tersebut memang memiliki cincin yang mengitarinya.
Kelompok ini memang sudah mengamati lagi Chiron ini sejak November 2011 lalu. Saat itu mereka mengamati okultasi bintang yang lewat di depan Chiron. Kebetulan Chiron berada diantara Jupiter dan Pluto.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menarik, karena Chiron adalah Centaur bagian tengah dari tata surya diantara Jupiter dan Pluto. Dimana kami tidak pernah berpikir ini sebelumnya," kata Amanda Bosh, salah satu anggota dari penelitian ini, yang dilansir Astronomy Now.
Chiro dengan cincin (Dok.Skysurvey) |
Kendati baru beberapa tahun lalu diamati lagi, sesungguhnya Chiron ditemukan pada tahun 1977 dan masuk ke dalam kategori Centaur. Itu adalah benda-benda es yan mirip komet yang poros semi-majornya lebih besar dari Jupiter.
(tyo)
Chiro dengan cincin (Dok.Skysurvey)