Memang dalam konferensi itu, Zuckerberg membawa Facebook Messenger menjadi sebuah platform. Ini artinya, pengguna tak hanya dapat menggunakan layanan tersebut untuk saling bertukar pesan saja. Namun juga menjalankan aplikasi yang lebih kaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan menjadikan ini sebagai platform baru, kini pengembang dapat membangun aplikasinya (di Facebook Messenger) agar bisa terkoneksi dengan banyak orang," kata Zuckerberg di atas panggung, seperti dikutip Venture Beat.
Sementara dikutip dari blog resmi Facebook, layanan Facebook Messenger ini juga cocok untuk komunikasi para pebisnis. Sebab, fitur Business on Messenger, diharapkan mampu meningkatkan komunikasi dan interaksi antara orang dengan bisnisnya.
Ini sangat cocok untuk situs jual beli, misalnya. Sebab, bila ada konsumen yang membeli sesuatu di layanannya, maka dapat melanjutkan pembicarannya di Facebook Messenger melalui aplikasi yang dikembangkan. Baca: WhatsApp Sebabkan 40 Persen Perceraian di Italia
Bukan tidak mungkin konsumen dapat mengkonfirmasi pesanan dan mengetahui status pengiriman hanya melalui Facebook Messenger saja. (tyo)