Berdasarkan catatan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga akhir 2014 pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 88,1 juta jiwa. Naik sekitar enam persen dari 2013 dengan 71,9 juta pengguna.
Menurut Semuel A. Pangerapan, Ketua Umum APJII, peningkatan tersebut tak lepas dari semakin populernya media sosial seperti Facebook, Twitter, Path, Instragram dan sejenisnya. Hal ini terlihat jelas dari survei yang pernah dilakukan asosisi tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
APJII bersama PusKaKom UI melakukan survei terhadap 7.000 pengguna internet dari berbagai provinsi, dua ribu di antaranya diberikan pertanyaan yang lebih detail menggenai apa saja yang mereka lakukan dengan internet.
“Tapi cuma 0,1 persen dari pengguna jual beli online yang melakukan transaksi di e-commerce sebenarnya,” ujar Semuel, atau yang biasa dipanggil Sammy.
Dari survei tersebut juga terlihat bahwa kebanyakan pengguna Internet di Indonesia berusia 18-25 tahun, atau sekitar 49 persen dari total keseluruhan. Sedangkan usia 22-26 hanya berkisar 33 persen.
Kebanyakan pengguna Internet di sini memiliki kesibukan sebagai karyawan atau wiraswasta. Tepat di bawahnya adalah mahasiswa dan ibu rumah tangga berada di posisi ketiga. Tapi yang menarik adalah, enam persen dari seluruh pengguna Internet mengaku tidak memiliki kesibukan, alias pengangguran.
“Mungkin mereka pakai Internet buat cari kerja,” kelakar Sammy. (adt)