"Atas nama Apple, saya berdiri di sini untuk menentang peraturan perundang-undangan. RUU ini akan merugikan pekerjaan, pertumbuhan, dan semangat ekonomi di berbagai wilayah AS di perekonomian abad 21 dulunya disambut dengan tangan terbuka," tulis Cook di dalam artikelnya yang dipublikasikan di situs Washington Post.
Lihat juga:CEO Apple Kasih Seluruh Hartanya untuk Amal |
Cook menyampaikan harapannya agar banyak pihak yang rela bergabung dengannya dalam gerakan perlawanan RUU tersebut. Ia tak luput mengatakan bahwa Apple sangat terbuka untuk semua orang dan tak melihat perbedaan dari unsur latar belakang, kondisi fisik, dan agama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya melalui artikel, Cook juga mempublikasikan serangkaian kicauan di akun Twitternya.
Kicauan kedua Cook berbunyi, "dari berbagai belahan dunia, kami berjuang untuk memperlakukan pelanggan secara adil — tak melihat asal mereka, apa yang mereka sembah atau hal apa yang mereka sukai."
[Gambas:Twitter]
"Kami tak akan mengubah aturan hukum ini," tutur Pence, seperti dikutip dari CNN.
Saat mengaku bahwa dirinya adalah seorang gay, Cook merasa bangga.
"Saya jelaskan, saya bangga menjadi gay dan saya anggap menjadi gay adalah salah satu karunia Tuhan," tulis Cook dikutip dari New York Times.
Cook selama ini tidak pernah berbicara secara terbuka tentang orientasi seksualnya, hanya sesekali pernah menyebut dirinya memiliki orentasi seksual yang agak berbeda.
Apple secara terbuka telah mendukung rumusan undang undang mengenai kesetaraan kerja di California dan menentang undang undang di Arizona yang menyatakan diskriminasi terhadap komunitas gay.
Lihat juga:CEO Apple Sumbang Aksi Promosi Hak Kaum Gay |
(eno)