KakaoTalk Ingin Lebih 'Indonesia Banget'

Hani Nur Fajrina | CNN Indonesia
Selasa, 31 Mar 2015 13:52 WIB
Dengan jumlah pengguna KakaoTalk di Indonesia mencapai 18 juta, layanan pesan instan ini ingin lebih mendekatkan diri dengan pasar lokal. Marketing Manager Daum Kakao Indonesia, Khiko Rayesmara (CNN Indonesia/Hani Nur Fajrina)
Jakarta, CNN Indonesia -- KakaoTalk sebagai aplikasi pesan instan asal Korea Selatan tak hanya ingin besar di negara asalnya, namun juga berencana untuk menyemai bibit lokal di Indonesia.

Diklaim sebagai negara dengan pengguna terbanyak kedua, Indonesia dinilai sebagai pasar berpotensi tinggi bagi KakaoTalk untuk mengekspansi layanannya.

"Tim lokal kami akan terus terhubung dengan kantor pusat Korea Selatan untuk terus memantau perkembangan di Indonesia seperti apa. KakaoTalk sudah maju di sana, tapi bukan berarti semua fitur bisa diadopsi di Tanah Air. Kultur Korea dan Indonesia kan beda," kata Marketing Manager Daum Kakao Indonesia, Khiko Rayesmara saat ditemui CNN Indonesia, Selasa (31/3).


Kiko--panggilan akrabnya-- menjelaskan, tim KakaoTalk Indonesia sedang dalam proses penentuan konten lokal yang akan disuguhkan untuk para pengguna Indonesia. Sejauh ini, konten lokal yang baru berjalan seperti stiker dan emoticon.

"Kami menjadi yang pertama untuk menyajikan konten lokal stiker bergambar artis seperti Fitri Tropica dan tokoh Gatotkaca. Langkah kecil seperti itu yang nanti akan kami terus kembangkan di tahun ini," lanjut Khiko.

Tim KakaoTalk mengaku akan riset pasar Indonesia mengenai tren yang sedang berlangsung agar para pengguna semakin tertarik terhadap fitur yang ditawarkan di aplikasi KakaoTalk sendiri.

Sejauh ini, mereka juga telah menggaet sejumlah pengembang lokal dan individu untuk bebas mendaftarkan diri menunjukan karya stikernya agar bisa dipublikasikan di dalam aplikasi pesan instan tersebut.
"Strateginya secara garis besar akan melokalkan konten. Soal bentuk ataupun jenisnya, lihat saja nanti," tutur Khiko.

Kakao dan perusahaan penyedia internet Korea Selatan, Daum telah bersatu sejak 1 Oktober 2014 lalu. Hal ini merupakan bentuk komitmen keduanya dalam memberikan layanan lebih maksimal untuk para konsumen agar saling bersinergi.

Aplikasi KakaoTalk secara global sudah meraih jumlah pengguna terdaftar sebanyak 170 juta orang, sementara pengguna terdaftar di Indonesia hingga 2014 kemarin berjumlah 18 juta orang.

Selain Indonesia, KakaoTalk akan ekspansi ke Singapura, Malaysia, Filipina, Jepang, dan Tiongkok.

(tyo/tyo)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER