OnePlus yang sukses menghasilkan OnePlus One mencoba membuat sistem operasi besutannya sendiri dengan nama OxygenOS. Kehadirannya agak sedikit terlambat dari yang sudah dijadwalkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami menempatkan hal-hal seperti kinerja dan daya tahan baterai untuk lebih dari sekedar gimmick," tulis pihak OnePlus, seperti dikutip dari The Verge.
Menu 'seting cepat' juga diperluas dengan beberapa tambahan yang sederhana, namun stabil,cepat dan fungsional.
[Gambas:Youtube]
OnePlus mengatakan tujuan kehadiran dari OxygenOS adalah untuk memberikan pengalaman lebih cepat dan layanan yang terintegrasi dengan baik bagi pengguna OnePlus One.
Diharapkan kehadiran OxygenOS ini dapat menjadi sistem operasi default di OnePlus Two yang kabarnya akan dirilis dalam waktu dekat. Ini juga sekaligus menjadi penegas putusnya hubungan antara perusahaan ini dengan Cyanogen.
OnePlus merasa kecewa karena Cyanogen menggandeng secara eksklusif perusahaan asal India, Micromax.
(tyo/eno)