Diungkapkan oleh CEO Telkomsigma Judi Achmadi bahwa layanan standar tinggi yang ditawarkan oleh perusahaannya membuat banyak pelanggan mengira hanya diperuntukkan bagi kalangan korporasi saja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipaparkannya, STAR-DC juga dijadikan pijakan awal bagi TelkomSigma untuk mengedukasi segmen enterprise yang ingin mencicipi cloud computing.
Star-Cloud adalah produk brand untuk layanan data center terkomprehensif dengan berbasis Cloud, seperti web-hosting, mail-hosting, penyewaan data center atau co-location untuk back-up system.
Layanan ini sangat cocok bagi UKM yang mulai memikirkan pentingnya data base serta jumlah cabang yang mulai tumbuh.
Lebih lanjut Pria yang akrab disapa JAC ini mengungkapkan, perseroan terus memperkuat infrastruktur data center dari kapasitas sekitar 60 sampai 65 ribu meter persegi, tahun ini ditargetkan menjadi 100 ribu meter persegi.
Dia juga menambahkan akan membangun Disaster Recovery Center (DRC) Park di Balikpapan dengan luas 40 ribu meter persegi dan data center di Bekasi dengan luas 30 ribu meter persegi.
"Kita juga akan bangun data center di Bali dan dukung bisnis Telkomcel di Timor Leste," paparnya.
Di bisnis Data Center TelkomSigma memiliki keunggulan dengan layanan Always on. Dalam operasinya Always on didukung 3 data center Telkom Sigma yakni di Serpong, Sentul dan Surabaya.
TelkomSigma juga bergabung dalam program mitra bisnis untuk penyedia layanan Cloud & high availability Data Center Services dengan EMC Indonesia. (tyo/tyo)