Biasanya, istilah hibernasi diperuntukan bagi hewan seperti beruang kutub hingga kelelawar. Secara singkat, aktivitas hibernasi yang dilakukan oleh hewan bertujuan untuk kelancaran metabolisme tubuh mereka.
Menurut penuturan salah satu pimpinan European Space Agency (ESA), Leopold Summerer, teknik hibernasi yang digunakan para hewan sudah digunakan dalam terapi medis eksperimen seperti pengobatan hipotermia yang menurunkan suhu tubuh untuk beberapa hari. Hal ini bisa membantu menyembuhkan cedera otak traumatis.
![]() |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu tujuan awal dari hibernasi awak ini adalah demi pengurangan biaya, yakni pasokan makanan dan air menjadi berkurang.
Selain menghemat pasokan kebutuhan, hibernasi juga mengurangi aktivitas gerak para awak, sehingga pesawat luar angkasa yang digunakan tidak perlu berukuran besar.
NASA juga melakukan eksperimen tidur selama 70 hari yang bertujuan menstimulasi perjalanan waktu panjang di antariksa saat tubuh manusia mengalami stagnansi pertumbuhan (atrophia).
Dari uji coba itu, para ilmuwan NASA bakal mengetahui jenis otot yang hilang ketika manusia sedang tidak menjalankan aktivitas dalam jangka waktu yang lama -- hal serupa nanti akan dialami oleh astronaut pada ruang mikrogravitasi, khususnya perjalanan panjang ke Mars.
Lihat juga:Kisah Pilot AS yang Mengaku Bertemu UFO |
