Baterai pintar yang beratnya nyaris 100 kilogram itu dibanderol seharga US$ 3 ribu atau sekitar Rp 39 juta itu memiliki ukuran lebar sekitar 0,9 meter dan tinggi 1,2 meter. Tesla menamainya Powerwall.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Depertemen Energi Amerika Serikat menyatakan bahwa rata-rata rumah di sana menggunakan energi sekitar 10.908 kilowatt per jam tiap tahunnya. Dari situ, sebuah baterai Powerwall yang terisi penuh akan mampu memenuhi seperempat kebutuhan energi rumah pada hari tertentu.
Baterai ini diumumkan Tesla dalam sebuah jumpa pers yang digelar Kamis, (30/4). "Jadi Anda akan membayar seperempat dari harga listrik," kata Kimbal seperti dikutip dari CNN Money, Senin (4/5).
Tesla sebelumnya sudah menawarkan unit penyimpanan energi untuk perumahan melalui mitra mereka, SolarCity Corp. CEO Tesla Motors Elon Musk yang juga menjabat sebagai chairman dan pemegang saham terbesar di SolarCity, mengatakan baterai mereka telah dibeli sebanyak 300 unit dalam waktu setahun.
(eno)