Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, Enny Sudarmonowati mengatakan, sesuai himbauan pemerintah, pembangunan STP harus berada di kawasan yang banyak penduduknya.
"STP ini sangat diharapkan bisa gaet banyak sektor swasta dan UKM yang ingin berkembang. Tentu kami ingin STP sebagai sarana peningkatan ekonomi masyarakat," tutur Enny saat berbincang dengan CNN Indonesia di Convention Hall Universitas Telkom Bandung, Kamis (7/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nah, nanti kita bisa lihat sejauh mana pengaruh STP ini di kehidupan masyarakat ketika mereka sudah terlibat dalam pengembangan di STP. Apakah meningkat atau tidak taraf hidupnya," sambung Enny.
Inovasi yang diterangkan oleh Enny di dalam STP ini bisa dari berbagai sektor, seperti energi angin, energi surya, hayati, kebumian, hingga bio-resources.
"Kami menggalakkan peternakan, serta pengembangan mikroba yang bakal berguna bagi pembuatan yogurt dan keju," seru Enny bercerita.
STP rencananya akan dikembangkan hampir di setiap kota tiap-tiap provinsi Tanah Air. STP akan melibatkan pusat penelitian, pengembangan sains dan teknologi, serta melibatkan lembaga edukasi seperti kampus. Pemerintah sedari awal memang menginginkan agar sektor swasta turut ambil andil di dalam STP.
"Saya ingin Techno Park ini menjadi rujukan masyarakat serta dunia usaha untuk mengembangkan industrinya," begitu harapan M. Nasir selaku Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
(eno/eno)