Di akun Twitternya baru-baru ini Cristoforetti memamerkan aksinya minum kopi yang dibuatnya di stasiun tersebut. Dia menuliskan statusnya: “Coffee: the finest organic suspension ever devised. Fresh espresso in the new Zero-G cup! To boldly brew.”
[Gambas:Twitter]
Sebetulnya, aksi bersejarah itu takkan bisa dilakukan andai saja mesin espresso gagal lagi dikirimkan ke orbit. Mesin itu didesain atas kerjasama perusahaan teknologi asal Italia, Agotec, Badan Antariksa Italia (ASI), dan perusahaan kopi asal Italia, Lavazza.
Mesin itu direncanakan dikirim pada Januari lalu. Tapi lantaran ada masalah pada pengirimannya, pengirimannya baru bisa dilakukan pada April lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cangkir terhubung dengan semacam koneksi kapiler. Tak ubahnya seperti mengalirkan air lewat handuk kertas, sehingga bisa diminum tanpa berantakan ke mana-mana.
Termasuk aktivitas minum kopi di ISS adalah bagian dari program sains itu.