Setelah sukses dan kaya raya, Gates memutuskan untuk tidak terlalu aktif di Microsoft. Kesibukan ia saat itu adalah mengurusi yayasan Bill & Melinda Gates Foundation yang ia bangun bersama istrinya.
Itu adalah yayasan kemanusiaan, dan hingga 2014 Gates tercatat sudah memberikan sumbangan lebih dari US$ 1,5 miliar untuk meningkatkan kesehatan dan pendidikan. Kebanyakan sumbangan itu tidak diberikan dalam bentuk uang melainkan untuk membangun sebuah fasilitas umum.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah diberi pengertian Gates akhirnya menuruti perkataan sang ibu, dan mulai saat itu ia dikenal sebagai miliuner yang dermawan. Bahkan kini ia mengajak beberapa orang kaya lainnya seperti Mark Zuckerberg, Gordon Moore (pendiri Intel), dan Omirdyar sebagai bos eBay untuk ikut bersikap dermawan.
Kini dengan seluruh kekayaan dan sikap dermawannya, Gates tetap menduduki peringkat atas orang terkaya di dunia selama 16 tahun terakhir.
Menurut catatan Forbes, harta Gates memang hanya naik 4,2 persen pada 2015. Namun dengan jumlah US$ 79,2 miliar dibandingkan torehan tahun sebelumnya sebesar US$ 76 miliar, harta Gates belum bisa ditandingi oleh Carlos Slim Helu, miliuner penguasa bisnis telekomunikasi asal Meksiko di peringkat kedua dengan kekayaan US$ 77,1 miliar.
(eno/eno)