Google akan mengoperasikan 25 mobil purwarupa di jalan raya Mountain View, California, AS. Mobil dengan kapasitas dua kursi ini dibangun oleh perusahaan otomotif Roush Industries yang berbasis di Detroit.
Peranti lunak yang dipakai pada mobil pintar ini sama seperti yang digunakan Google pada mobil Lexus RX450h yang mereka modifikasi untuk keperluan penelitian dan pengembangan mobil pintar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika mengumumkan mobil pintarnya sendiri, Google mulanya mengatakan bahwa kendaraan itu tidak membutuhkan setir, pedal gas, dan pedal rem, karena mobil pintar dianggap tidak membutuhkannya.
Dalam sebuah publikasi di blog resmi perusahaan, Jumat (15/5), Kepala Proyek Mobil Pintar Google, Chris Urmson mengatakan, alat-alat kontrol itu merupakan keharusan agar seorang teknisi bisa "mengambil alih kemudi jika diperlukan."
Urmson mengatakan kecepatan mobil akan dibatasi pada 40 kilo meter per jam untuk mengurangi kemungkinan cedera parah jika terjadi kecelakaan.
Urmson sebelumnya mengatakan bahwa mobil pintar Google telah mengalami 11 kecelakaan ketika menempuh perjalanan 2,7 juta kilo meter untuk mengumpulkan data kinerjanya. Kecelakaan yang terjadi diklaim Google bukan berasal dari kesalahan mobil itu sendiri dan hanya menyebankan kerusakan ringan dan tidak ada cedera.
“Tidak pernah mobil pintar ini menjadi penyebab kecelakaan,” ucap Urmson. Ia pun menjelaskan mobil telah ditabrak sebanyak tujuh kali dari belakang, terutama saat berada di lampu lalu lintas di jalan raya perkotaan. (adt)