Menurut laporan Reuters, sebelumnya kapsul Dragon tanpa awak ini membawa makanan hingga peralatan untuk penelitian seberat 1.950 kilo gram untuk enam antariksawan di ISS.
ISS sendiri merupakan stasiun yang dikelola oleh 15 negara yang punya misi besar dalam bidang antariksa. ISS mengorbit Bumi di ketinggian 400 kilo meter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Badan antariksa Amerika Serikat, NASa mengatakan, kapsul Dragon dijadwalkan mendarat dengan parasut di Long Beach dekat California pada Jumat waktu setempat.
Dengan kontrak ini, NASA berharap bisa melepas ketergantungannya pada roket Soyuz buatan badan antariksa Rusia untuk mengangkut kargo ke ISS setelah pemerintah Amerika Serikat menghentikan program pembuatan pesawat antariksa pada 2011.
NASA berharap jika SpaceX dan Boeing dinilai sudah bisa menjadi transportasi para astronaut, maka NASA dapat berhemat US$ 12 juta atau setara Rp 150 miliar.
Pada September 2014, NASA menandatangani kontrak senilai US$ 4,2 miliar untuk Boeing dan US$ 2,6 miliar untuk perusahaan perakit wahana antariksa SpaceX.
Peluncuran roket dan kapsul SpaceX dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni mendatang. Sementara misi meluncurkan roket dan kapsul dengan awak diharapkan mulai diuji pada 2016 mendatang. (adt/eno)