Factory reset adalah fungsi biasa dipakai para pengguna Android untuk menghapus semua data, lalu mengembalikannya pengaturan ke standar pabrikan. Fungsi tersebut biasanya dipakai jika pengguna ingin mengganti ponsel.
Namun menurut para peneliti dari Universitas Cambridge, fungsi tersebut tak sepenuhnya bekerja. Karena data yang dihapus ternyata masih bisa ditemukan dengan mudah. Ini cukup berbahaya jika ponsel sudah berpindah tangan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Satu Miliar Ponsel Android Terancam Bahaya |
Dari percobaan tersebut para peneliti berhasil mendapatkan berbagai data sensitif seperti foto, video, pesan singkat, dan berbagai informasi kontak pemilik ponsel. Termasuk juga data dari akun Facebook dan Twitter.
Temuan ini dipaparkan pada jurnal Security Analysis of Android Factory Resets, dan setidaknya ada 500 juta perangkat Android yang memiliki celah tersebut. Seperti dikutip dari Arstechnica, Selasa (26/5).
(eno)