Dukungan Petisi Online Usut Kematian Jopi Mengalir Deras

Hani Nur Fajrina, CNN Indonesia | Selasa, 26/05/2015 15:55 WIB
Para netizen ramai-ramai menandatangani petisi online yang ditujukan kepada polisi untuk mengusut tuntas pembunuhan Jopi Peranginangin. Jenazah Jopi Peranginangin dipindahkan dari RSPP ke RS Polri, Kramat Jati untuk diautopsi.
Jakarta, CNN Indonesia -- Nama Jopi Peranginangin semakin mencuat. Mantan aktivis Partai Rakyat Demokrat itu tewas ditikam dari belakang oleh pelaku tidak dikenal pada Sabtu (23/5) di depan sebuah kafe Kemang Selatan.

Rekan-rekan Jopi melakukan upaya agar sang pelaku bisa tertangkap dengan cara menuntut pihak kepolisian agar segera mengusut tuntas kematian pemuda kelahiran Kisaran, Sumatera Utara itu.

Tak terkecuali upaya yang dilakukan melalui ranah online dengan petisi dari situs change.org.


Bertajuk "Tangkap, Pecat, dan Penjarakan Pembunuh Aktivis Lingkungan Hidup Jopi Peranginangin! #Solidaritas4Jopi", petisi yang digagas oleh kawan Jopi bernama Firdaus itu ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya Unggung Cahyono, Kapolri Badrodin Haiti, dan Panglima TNI Moeldoko.

Hingga berita ini disiarkan, tandatangan dari masyarakat untuk petisi Jopi sudah meraih angka 10.443 pendukung. Masih kurang 4.557 tandatangan untuk bisa memenuhi syarat ajuan, yakni 15.000.

"Mari kita menuntut agar pelakunya ditangkap, dipecat, dan dipenjarakan. Tidak lupa juga, buka rekaman CCTV ke publik sehingga bisa dikenali. Lalu lindungi saksi-saksi dari kasus ini agar mereka aman untuk bersaksi," tulis isi petisi Jopi.

Hal senada juga disampaikan oleh Haris Azhar dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). "Kami ingin polisi usut tuntas kematian Jopi pejuang agraria," kata Haris via pesan telepon kepada CNN Indonesia beberapa waktu lalu.

Jopi meninggal pada Sabtu (23/5) pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Pertamina Pusat, Jakarta akibat pendarahan yang cukup parah di punggung sebelah kanan dan menutupi paru-paru sebelah kiri.

Ia dibunuh karena berniat menengahi cekcok yang terjadi antara saksi dengan pelaku.

Sebelumnya, pihak Kepolisian Resor Jakarta Selatan menyatakan telah memeriksa empat saksi terkait kematian Jopi Peranginangin. Keempat saksi tersebut adalah dua sekuriti Venue D dan IK, kemudian MS pihak swasta, dan A seorang advokat.

(eno/eno)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK