Uang itu merupakan hasil lelang tertutup yang digelar CleanBayArea. Komputer itu sudah terjual seharga US$ 200 ribu atau setara Rp 2,6 miliar. Perusahaan tersebut punya kebijakan untuk membagi dua hasil lelang dengan orang yang mendonasikan perangkat tersebut.
Sekarang CleanBayArea sedang berupaya melacak wanita yang diyakini berusia 60-an itu. Diketahui, ia mendonasikan sejumlah barang elektronik pada April lalu setelah suaminya meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di dalam salah satu kotak, 'tertimbun' perangkat komputer Apple 1 yang diproduksi tahun 1976 silam.
Mengutip laporan kantor berita Reuters, Gichun menolak untuk mengungkapkan identitas siapa yang membeli Apple 1. Yang jelas ia adalah kolektor perangkat Apple.
Gichun mengatakan, ia akan menemukan wanita misterius itu dalam waktu dekat yang ia yakini sebagai warga lokal.
Komputer yang didonasikan si nenek ini dianggap sebagai salah satu komputer Apple 1 tahap pertama yang dibeli sebanyak 50 unit oleh Paul Terrell, untuk dijual di toko miliknya, Byte Shop, dengan harga US$ 666,66. Setelah kesuksesan awal ini, Jobs dan Wozniak memproduksi lagi 150 unit Apple 1 dan menjualnya kepada teman-teman serta vendor lain. (adt)