Makhluk itu adalah ikan dayung yang ditemukan oleh Amy Catalano, koordinator organisasi nirlaba Catalina Island Conservacy, dan seorang rekannya. Keberadaan ikan dayung ini di daratan mengejutkan Catalano karena biasanya ia dikenal sebagai makhluk di laut dalam.
Ketika diukur, panjang ikan ini mencapai empat meter. “Ini menakjubkan. Rasanya seperti di film, itu membuat hampir tidak percaya,” ujar Catalano seperti dikutip dari Reuters.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ini bukan pertama kalinya ikan dayung terdampar. Pada Oktober 2013, seekor ikan dayung yang lebih panjang, 5,5 meter, pernah terdampar di pulau yang sama. Beberapa hari kemudiam ditemukan pula bangkai ikan dayung di San Diego.
Otoritas Amerika Serikat yang mengurusi lautan dan atmosfer, National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), menyatakan bahwa ketika ikan dayung hadir ke permukaan maka mereka “terluka atau mati.”
Para peneliti bakal memanfaatkan bangkai ikan ini untuk meneliti struktur tulangnya, mengetahui jaringan otot dan insang, serta memahami bagaimana mereka makan.
Seorang fisiolog, Kristy Forsgren mengatakan kepada Live Science, bahwa ia tertarik untuk memeriksa ovarium iklan ini dan menghitung jumlah perkembangan telur lalu memperkirakan potensi reproduksinya.
(adt)