Masjidku berupaya memudahkan pengelola masjid dalam menyampaikan dakwah, mengelola kegiatan keagamaan, serta pelaporan infak dan sedekah secara langsung melalui fitur Infaq Online.
Dengan aplikasi yang tersedia secara gratis untuk perangkat Android dan iOS ini, pengguna dapat mengikuti (follow) kegiatan masjid tertentu hingga memberi infak dan sedekah secara online kepada masjid melalui jaringan ATM Bersama milik PT Artajasa Pembayaran Elektronis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu, aplikasi ini menyediakan jadwal dan pengingat ibadah sampai penunjuk arah kiblat. Ada pula fitur pencarian masjid terdekat dari lokasi pengguna untuk memudahkan pengguna yang ingin menjalankan ibadah.
Masjidku mengklaim telah memiliki 1.250 pengguna dengan 11 masjid yang telah bergabung, yaitu Masjid Daarut Tauhid Bandung, Masjid Jenderal Sudirman Jakarta, Masjid Jami’ Al-Muqorrobin Jakarta, Masjid Baitul Makmur Boyolali, Masjid Darul Ihsan Bekasi, Masjid Raya Bintaro Jaya Sektor 9, Masjid Emerald Bintaro, Masjid Nuruddin Jombang-Jawa Timur, Masjid Cahyaningati Malang, Masjid Al Muttaqien Malang, dan Masjid Abu Dzar Al Ghifari Malang.
Pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid Bandung, KH. Abdullah Gymnastiar berpendapat, para pembuat Masjidku berupaya mengdayagunakan ilmu teknologi informasi untuk menghubungkan masjid dengan jamaah.
"“Ini media komunikasi yang sangat baik, sesuai dengan kebutuhan umat Islam saat ini,” ungkap Abdullah. (adt)