Tak hanya itu, beberapa mobil yang diketahui sebagai taksi berplat hitam milik Uber tersebut langsung dikejar dan diserang oleh para supir yang marah tersebut.
Jalan raya utama di sekitar Paris diblokir dan ban yang dibakar terjadi sepanjang hari selama pemogokan. Demo tak hanya terjadi di Paris, karena juga muncul di sekitar Marseille dan Aix-en-Provence yang ada di sebelah tenggara Perancis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak berwenang setempat seperti Aeroports de Paris, operator Charles de Gaulle (CDG) dan Orly Perancis , memperingatkan penumpang untuk bepergian dengan kereta api, sebab mereka mengatakan "akses melalui jalan darat benar-benar diblokir."
Menteri dalam negeri Perancis Bernard Cazeneuve telah memerintahkan larangan beroperasinya UberPOP-salah satu unit bisnis Uber--setelah demo semakin beringas. Dia mengatakan layanan ini "ilegal" dan memerintahkan polisi dan jaksa untuk menegakkan penutupannya.
Juru bicara Uber Thomas Meister mengatakan perusahaan telah mematuhi hukum di mana UberPOP telah dianggap ilegal, dan menuduh menteri dalam melakukan kesalahan.
"Cara bekerja di negara hukum adalah bahwa keadilan untuk menilai apakah sesuatu itu legal atau ilegal yang menentukan adalah pengadilan," katanya dikutip oleh kantor berita Reuters.
Berbasis di San Francisco Uber mengatakan layanan ini memiliki jutaan pengguna di Perancis, termasuk 250.000 untuk UberPOP. Uber juga mengoperasikan layanan mewah yang tidak dilarang.
(tyo/eno)