Pria berusia 22 tahun yang tak disebutkan namanya itu tewas di pabrik VW di daerah Baunatal, sekitar 100 kilometer (62 mil) di sebelah utara dari Frankfurt. Menurut saksi mata, robot tersebut menarik pria tersebut dengan paksa dan meremukkannya dengan melemparnya ke sebuah plat metal. Baca: Di Jerman Ada Robot Bunuh Manusia
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena pun sejauh, hasil penyelidikan menyebut pria yang tewas di tangan robot pekerja itu karena mengalami human error atau kesalahan manusia. Sebab, pekerja lain yang ada di sana tak mengalami hal serupa.
Robot tersebut tak berbentuk fisik, melainkan sebuah kecerdasan buatan yang dibuat oleh sekelompok seniman bernama !Mediengruppe Bitnik. Mereka memang merancang robot ini untuk belanja di sisi lain internet, atau yang dikenal dengan 'dark web'.
Dark web adalah situs-situs yang tak terjamah, baik oleh Google atau media sosial. Situs seperti ini memang biasanya menyediakan jasa atau barang yang bersifat ilegal. Kebetulan robot tersebut memang ditugasi belanja keperluan seniman dengan uang Bitcoin senilai US$ 100.
Uang tersebut dibelanjakan robot untuk membeli paspor Hungaria, topi baseball yang sudah dilengkapi dengan kamera tersembunyi, rokok, hingga koleksi buku trilogi The Lord of the Rings. Tapi ternyata ia juga membeli pil ekstasi.
Polisi mengira robot tersebut memang sengaja melakukan pembelian atas perintah pembuatnya, namun setelah diselidiki ternyata hal itu terjadi tanpa disengaja. Di luar pengetahuan para seniman.
Saat ini, robot tersebut sudah dibebaskan oleh pihak kepolisian setempat.