Kondisi Pluto memperlihatkan cukup banyak kabut dan es yang mengambang. William McKinnon dari Washington University di St Louis, mengatakan bahwa es nitrogen di Pluto berusia relatif muda, hanya beberapa puluh juta tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat ruang angkasa NASA New Horizons yang melakukan perjalanan tiga miliar mil selama sembilan tahun untuk mendekati Pluto, juga menemukan lapisan kabut membentang 100 mil ke atmosfer. Kabut itu diyakini menyebabkan penampilan merah pada planet.
Foto pegunungan es kedua itu diterima NASA pada 20 Juli. Bentuknya seperti hati. Puncak gunung itu diyakini mencapai 804-1.609 meter. Pegunungan ini dinamakan Sputnik Planum.
Di sisi lain pegunungan ini, ada area ekuator besar nan gelap yang kemudian diberi nama Cthulhu. Para peneliti NASA menduga Sputnik Planum ini kemungkinan berusia masih sangat muda, yakni kurang dari 100 juta tahun. Sementara area gelap tersebut sudah ada sekitar miliaran tahun lalu.
(tyo)