Foto tersebut memang salah satu upaya peretas untuk menjaring korban. Di balik foto tersebut, tersimpan sebuah tautan menuju situs yang akan secara otomatis mengunduh malware berbahaya.
Jebakan seperti ini memang bukan hal baru, karena sebelumnya ada pula teror Gadis Mabuk di akhir 2014 yang banyak memakan korban. Tapi meski serupa serangan kali ini bisa dibilang lebih ganas. (Baca: 'Gadis Mabuk' Terus Berulah di Facebook)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pilihan Redaksi |
Ironisnya lagi, meski disinyalir berasal dari Vietnam, namun kebanyakan korban berasal dari Indonesia. Entah karena jumlah pengguna Facebook yang lebih banyak atau karena pengguna yang mungkin lebih mudah dijebak.
"Korban di Indonesia sekitar 5 ribu akun dengan 100 ribu lebih postingan," ujar Alfons kepada CNN Indonesia, Rabu (29/7).
Melihat sistem penyebaran yang masif, maka korban Vietnam Rose dipercaya bakal terus meningkat. Terlebih lagi malware ini baru memulai aksinya awal Juli 2015, dan belum ada indikasi bisa diberantas oleh sistem Facebook.
(eno)