"Saya mendengarnya dan itu membuat saya sakit. Itu menjijikan," kecam Tadashi Yanai, kepada Wall Street Journal.
Video berdurasi satu menit yang bocor ke media sosial diyakini telah dilihat oleh jutaan orang, menunjukkan seorang pria berkacamata dan seorang wanita berhubungan seks di kamar pas di salah satu cabang pusat perbelanjaan asal Jepang Uniqlo, di Beijing.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rekaman tersebut menyebar bagai api pada platform seperti WeChat dan Weibo. Serta beberapa media platform lainnya. Melihat hal tersebut, pihak Uniqlo langsung bereaksi keras.
"Kami ingin mengingatkan masyarakat untuk menegakkan moralitas sosial dan menggunakan kamar pas dengan cara yang benar dan tepat," kata Uniqlo dalam sebuah pernyataan, sekaligus menyangkal rumor bahwa mereka telah mendalangi video sebagai aksi pemasaran secara online.
"Pemerintah akan terus menindak bahan vulgar secara online dan menjaga lingkungan cyber," Feng bersumpah. Polisi Beijing dilaporkan menyelidiki siapa yang membuat film ini dan bagaimana hal itu muncul di internet.
Dalam sebuah pernyataan, pengawas internet China di Beijing mengklaim pengguna internet sangat prihatin dan sangat mengutuk tindakan tersebut. Buntut lain dari kasus ini adalah puluhan orang di China mengambil foto selfie dengan latar belakang toko Uniqlo.
[Gambas:Twitter]