Pesawat terbesar di dunia ini dibuat oleh Allen bersama dengan mitranya, yang salah satunya adalah Elon Musk sang pemilik Tesla. Pesawat yang disebut Startolaunch diproduksi di Mojave Air and Space di California, Amerika Serikat.
Pesawat berbadan besar digadang-gadang akan masuk masuk ke Guinnes Book of World Records. Stratolaunch System yang membesutnya membuat pesawat ini tujuan utamanya bukan untuk mengangkut penumpang, namun membawa roket satelit udara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesawat dapat digunakan beberapa kali untuk beberapa peluncuran, sementara insinyur dan ilmuwan dapat memilih lokasi terbaik untuk menempatkan roket. Memang selama ini, pesawat ruang angkasa dapat dengan mudah menyisipkan satelit ke orbitnya yang direncanakan, namun jumlah muatan dibawa akan terbatas karena kendala berat.
Pesawat Ini akan memiliki lebar sayap 385 kaki setelah selesai, sekitar 123 kaki lebih lebar dari lebar sayap Airbus A380, yang merupakan pesawat penumpang terbesar di dunia.
Presiden Scaled Composites Kevin Mickey mengatakan jika menempatkan pesawat di lapangan sepak bola, maka ujung sayap akan melampaui tiang gawang sekitar 15 kaki di setiap sisi.
Ini akan membutuhkan 12.000 kaki dari landasan pacu untuk lepas landasan. Kebanyakan pesawat komersial hanya membutuhkan sekitar 7.000 sampai 8.000 kaki, dan landasan pacu. Mungkin sedikit masalah, namun, Allen dan timnya berharap bahwa pesawat akan membuat peluncuran pesawat lebih umum seperti biasanya. (tyo)