Planet 51 Eridani b tersebut berjarak kurang lebih 100 tahun cahaya dari bumi, yaitu di konstelasi Eridanus. Menurut situs Space, planet tersebut merupakan exoplanet terkecil yang pernah didokumentasikan langsung. Pada saat yang sama, planet itu menunjukkan tanda-tanda terkuat hadirnya gas metana, yang dominan di atmosfer Jupiter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang menarik, usia planet dan bintangnya baru 20 juta tahun. Jauh lebih muda dibandingkan Tata Surya yang sudah berusia 4,6 miliar tahun. Lantaran usianya yang muda, temperatur di planet itu juga disebut sangat membara, sekitar 427 derajat Celcius. Usia ini juga menunjukkan, planet itu lahir sekitar 45 juta tahun setelah dinosaurus punah di muka Bumi.
Sampai saat ini, sudah ada lebih dari 2.000 exoplanet yang pernah ditemukan. Tapi biasanya mereka ditemukan dengan cara tak langsung. Soalnya tak mudah menemukan planet seperti itu lantaran tersamarkan oleh bintang tempatnya mengorbit. Kalau ditemukan secara tak langsung, biasanya massa dan ukuran bisa diperkirakan tapi komposisi yang menyusun planet itu sulit diketahui.
Berbeda dengan 51 Eridani b, planet ini jadi yang pertama ditemukan langsung. Ini berkat proses unik di dalam Imager itu, di mana lensanya bisa beradaptasi untuk menyingkirkan cahaya dari bintang si planet.
(ded/ded)