Sebelumnya dikabarkan bahwa kelompok hacker bernama The Impact Team, mengklaim memiliki 37 juta data pelanggan situs selingkuh ashleymadison.com. Data itu telah disebarkan di internet. (Baca: Hacker Bocorkan 37 Juta Nama Pengguna Situs Selingkuh)
Menurut the daily beast, yang mengklaim mendapatkan data tersebut, dari 37 juta data setidaknya 33 juta di antaranya mencantumkan nama pengguna, nama lengkap, empat digit belakang nomer kartu kredit, alamat rumah dan alamat IP, lalu nomer ponsel. Total ada 10 GB data kompresi yang dirilis peretas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun data yang dibocorkan peretas itu tidak hanya data pengguna tapi juga data penting milik induk perusahaan situs selingkuh ashleymadison.com, Avid Life Media. Di situ tertera sejumlah akun PayPal, password perusahaan, memo untuk karyawan, perjanjian kredit, daftar bank dan dokumen berjudul 'area data kostumer prioritas'.
Raja Bhatia, Chief Technology Officer Ashley Madison sempat mengklaim bahwa data yang diambil peretas itu data palsu. Tapi setelah dirilis baru terbukti bahwa beberapa di antaranya memang data yang valid.
(eno)