Hardik Patel, penyelenggara Patidar Anamat Andolan Samiti, memimpin protes yang menuntut kesetaraan hak bagi para warga kelas terbelakang di bidang pendidikan dan persaingan lapangan kerja di sektor pemerintahan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya menghimbau untuk tetap tenang dan menjaga kedamaian. Saya akan menghubungi Gujarat bandh. Keputusan ini dibuat oleh Patidar Anamat Andolan Samiti dikarenakan kekerasan yang telah tersebar luas di dalam negara," tulis Patel di dalam pesan singkatnya.
Hal tersebut memicu tindak kekerasan yang terjadi di beberapa wilayah seperti Rajkot, Surat, dan Ahmedabad mendorong pihak berwajib setempat memutuskan untuk mematikan koneksi internet di wilayah Gujarat dan memblokir layanan aplikasi messenger WhatsApp.
"Kemarin malam, terdapat kekhawatiran akan disebarkannya rumor-rumor tidak benar dan pegerakan massa melalui WhatsApp," ujar seorang petugas keamanan kepada NDTV.
Polisi tersebut kemudian menyatakan bahwa akses internet dapat digunakan kembali oleh masyarakat Gujarat setelah situasi kembali normal.
(tyo)