Di Beijing tingkat polusi termasuk tinggi, kota ini dikeliling dengan pabrik dengan penggunaan batu bara yang memancarkan partikel berbahaya. Tingkat polusi juga dapat terjadi karena penggunaan transportasi tinggi dan kondisi cuaca.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami telah membangun sebuah sistem prototipe yang mampu menghasilkan perkiraan resolusi tinggi kualitas udara, 72 jam ke depan," kata Xiaowei Shen, direktur IBM Research China, seperti dikutip dari Mashable.
Proyek yang dijuluki Green Horizon, adalah contoh bagaimana lIBM berharap untuk menerapkan penelitian dengan menggunakan kecerdasan buatan untuk mengekstrak wawasan dari data dalam jumlah besar.
IBM saat ini mendorong kecerdasan buatan dalam berbagai industri, dari perawatan kesehatan hingga mengurangi polusi udara.
Memprediksi polusi di China tentu sangat menantang. IBM akan menggunakan data yang diberikan oleh Biro Perlindungan Lingkungan Beijing untuk memperbaiki model, serta Shen mengatakan kecerdasaan buataanya mampu prediksi 30 persen lebih tepat daripada yang diperoleh melalui pendekatan konvensional.
Dia mengatakan sistem ini menggunakan "mesin belajar adaptif" untuk menentukan kombinasi terbaik dari model untuk digunakan.
Polusi merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di Cina, terhitung lebih dari satu juta kematian setiap tahun, menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh para peneliti di University of California, Berkeley. Ini juga merupakan subjek utama dari debat publik dan politik.
China telah berkomitmen untuk meningkatkan kualitas udara 10 persen pada 2017. Rata-rata tingkat partikulat udara diukur lebih dari dua setengah kali batas yang direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia. (eno)