Data itu dilansir oleh lembaga riset Counterpoint untuk periode pengapalan ponsel di kuartal kedua 2015 yakni April hingga Juni 2015.
Secara keseluruhan pengapalan ponsel di Indonesia baik itu smartphone atau feature phone naik 1 persen dibandingkan tahun lalu, tapi turun 5 persen dibanding kuartal sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah smartphone naik 30 persen di banding kuartal sebelumnya. Sementara untuk ponsel pintar berbasis 4G LTE tumbuh 300 persen dengan jumlah mencapai satu juta unit.
Tumbuhnya ponsel 4G LTE disinyalir karena semakin banyaknya operator telekomunikasi yang menyediakan layanan tersebut. Tidak hanya di Jakarta, tapi juga kota besar lainnya.
Smartfren juga dianggap salah satu peruhaan yang mendorong populasi ponsel 4G LTE di Indonesia. Sebab, salah satu anak usaha grup Sinar Mas itu mampu menyediakan berbagai jenis model ponsel 4G LTE dengan harga terjangkau.
Hal lain yang mendorong populasi smartphone di Indonesia adalah sistem penjualan melalui online. Seperti diketahui bahwa perusahaan seperti Lazada, Dinomarket dan lainnya kerap menawarkan ponsel dengan berbagai iming-iming menarik.
(eno)