Itu berarti video dan animasi dalam iklan yang menggunakan Flash tidak lagi bermain secara otomatis (autoplay) jika pengguna memakai Chrome. Sementara itu, iklan bergerak yang memakai HTML5 akan terus bekerja otomatis.
Keputusan ini diungkap oleh Google pada Juni lalu lewat jejaring sosial Google Plus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepala Kemanan Facebook, Alex Stamos, secara terangan meminta para pengembang aplikasi peramban untuk sepenuhnya berhenti mendukung Flash.
Sebagai strategi mengantisipasi hal itu, Facebook menerapkan teknologi HTML5 sebagai alternatif pada platform video mereka.
Selain itu, ada pula perusahaan Amazon yang tidak lagi menerima iklan digital yang memanfaatkan Flash di semua platform mereka. Semua tekanan itu akan mendorong industri untuk beralih ke teknologi yang lebih baik. (adt/eno)