Rutinitas ini dimulai sejak mendiang Jobs mengumumkan generasi ketiga dari iPhone. iPhone 3GS merupakan suksesor dari versi sebelumnya, iPhone 3G. Sejak saat itu, huruf 's' lazim digunakan, seperti iPhone 4 kemudian iPhone 4s, iPhone 5 dilanjutkan iPhone 5s.
Maka sesuai siklus tahunan, ketika Apple sudah sampai di iPhone 6, maka generasi terbaru nama ponsel Apple terbaru nantinya besar kemungkinan akan menggunakan iPhone 6s. Di sinilah masalah terjadi.
(Dok.6S Marketing) |
Sebab nama 6s dianggap menimbulkan kerancuan. Setidaknya itu anggapan yang bakal diterima oleh 6s Marketing, sebuah agensi periklanan yang bermarkas di New York, Amerika Serikat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip dari Mac Rumors, 6s Marketing ini pun melancarkan aksi kampanye di Big Apple--julukan New York--agar perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu mempertimbangkan kembali penamaan iPhone 6s.
Demikian isi tulisan terbuka yang diunggah oleh 6S Marketing ke situsnya. Dan tak cuma itu, mereka pun melakukan kampanye terbuka yang unik keliling kota hingga memasang papan reklame bertuliskan pesan menggelitik.
Dear Universe, Apple
Please Call it the iPhone 7
Sincerely,
6S Marketing
Kalau sudah seperti ini, siapa yang mempromosikan diri. Apple atau 6S Marketing?
Apple sendiri akan mengadakan acara pada 9 September 2015 mendatang. Dan besar kemungkinan di acara tersebut, Apple akan membuka tirai soal kehadiran iPhone generasi terbarunya yang mungkin akan menggunakan nama iPhone 6s.
(eno)
(Dok.6S Marketing)