Fenomena supermoon atau bulan super menurut NASA adalah keadaan bulan penuh saat bulan berada di posisi terdekatnya dengan Bumi, sehingga membuatnya terlihat lebih besar dan terang dari biasanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nah, fenomena gabungan antara supermoon dengan gerhana Bulan yang terjadi secara bersamaan ini bisa disaksikan pada 27 September mendatang. Kejadian ini berlangsung hanya lima kali sejak 1910. Setelah itu terjadi di tahun 1928, 1946, 1964, dan 1982.
Tak seperti gerhana Matahari yang berpotensi timbulkan bahaya apabila dilihat dengan mata telanjang, gerhana bulan dipastikan oleh para pakar sangat aman untuk disaksikan tanpa bantuan optik. (Baca juga: BMKG: Fenomena Supermoon Tak Perlu Dikhawatirkan)
Mengutip CBS News, NASA menyatakan gerhana bulan supermoon bisa dinikmati dari Amerika Utara dan Selatan, sementara kawasan Eropa dan Afrika bisa menyaksikannya pada pagi hari esok harinya, 28 September.
Fenomena langka ini diperkirakan akan terjadi lagi pada tahun 2033.
(eno)