"Persaingan smartphone memang berat, apalagi ada produk seperti Xiaomi yang harganya murah," kata Ardy selaku Senior Manager Product Planning Division Sharp Indonesia saat berbincang dengan CNN Indonesia di Jakarta, Rabu (9/9).
Ia melanjutkan, "harga ponsel Sharp kami turunkan harganya."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pertumbuhan penjualannya memang agak lambat, karena kami sadar tak semudah itu untuk bersaing di pasar smartphone," ungkapnya lagi.
Pada awal Agustus kemarin, Samsung secara resmi menurunkan harga Galaxy S6. Di Inggris harganya turun 60 poundsterling dari 499 poundsterling. Kebijakan serupa juga diberlakukan di Belanda.
Koreksi harga tersebut sebenarnya sudah mulai dibisikkan Samsung pada awal Juli 2015. Saat itu sang raksasa elektronik mengganggap pencapaiannya kurang memuaskan.
(eno)