Dari riset sepanjang kuartal kedua tahun 2015 lalu, Evercoss adalah merek ponsel lokal yang bertengger di posisi atas dengan menguasai pangsa pasar baik feature phone dan ponsel pintar sebesar 18,5 persen. Bahkan Evercoss mampu mengalahkan Samsung 16,6 persen, Mito 7,6 persen dan Advan 7,3 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Counterpoint, hal ini terjadi karena semakin maraknya merek-merek Asus, Vivo, Oppo, dan Xiaomi yang mengambil segmen smartphone kelas menengah Samsung.
Chief Marketing Officer EVERCOSS, Ricky Tanudibrata mengatakan, di tengah persaingan dengan smartphone brand China, pihaknya masih tetap optimis bisa bersaing dan memenangkan pertempuran.
Analis Senior dari Counterpoint, Tarun Pathak mengatakan, "Counterpoint Technology Market Research dalam melakukan survei menggunakan metodologi riset, setiap kuartalnya Counterpoint melacak dan mengestimasi jumlah pengiriman ponsel yang disebarkan ke dalam berbagai channel penjualan dari para manufaktur."
"Estimasi pengiriman ini lalu akan ditriangulasikan dengan survei level industri yang berbeda untuk menemukan estimasi kuantitatif yang akurat terhadap performa vendor dan pasar untuk masing-masing kategori perangkat." (tyo)