Dukungan terhadap bocah beragama Islam ini memang mengalir deras hingga hadir tagar #IStandWithAhmed dan #FreeAhmedMohamed sebagai tanda dukungan membebaskan Ahmed. Pihak sekolah akhirnya meminta maaf kepada Ahmed atas aksi ini. Mereka mengakui kesalahan dan perisitiwa ini dijadikan momen pembelajaran atas kasus rasial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilaporkan, setengah dana tersebut akan digunakan untuk beasiswa Ahmed. Namun masih belum jelas apakah ia akan menggunakan dana itu untuk jenjang kuliah atau untuk menyelesaikan pendidikan SMA. Sementara setengahnya lagi akan didedikasikan untuk para anak muda yang memiliki ketertarikan dan bakat di bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika.
Dua hari setelah Ahmed ditangkap, Rabu (16/9), ia muncul dalam sebuah konferensi pers untuk memberi keterangan selama enam menit terkait penangkapan dan mengucapkan terima kasih kepada para pendukung.
Sementara pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengajak Ahmed untuk datang ke kantor Facebook serta meminta agar terus berkarya setelah mengetahui Ahmed sebelumnya pernah melakukan penelitian dan pengembangan secara independen.
Bocah berkacamata tebal ini mengatakan sebelumnya telah membangun sepasang speaker Bluetooth dan berencana bakal mematenkan penemuan itu karena memanfaatkan teknologi dengan magnet neodymium. (ded/ded)