Situs Analisis Saham Stockbit Raih Pendanaan dari Ideosource

Aditya Panji, CNN Indonesia | Jumat, 25/09/2015 05:30 WIB
Situs Analisis Saham Stockbit Raih Pendanaan dari Ideosource Pantulan angka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di ruang kaca Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Agustus 2015. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Situs web investasi saham lokal, Stockbit, mengumkan bahwa mereka meraih pendanaan tahap awal dari perusahaan pemodal ventura Ideosource, Rabu (23/9), dengan nilai yang tak disebutkan.

Dana tersebut akan dimanfaatkan Stockbit untuk mengembangkan aplikasi perangkat mobile, pengembangan produk, mendorong pemasaran, dan merekrut karyawan baru.

Stockbit merupakan paltform berbasis komputasi awan untuk membantu trader dan investor menganalisis saham di Indonesia. Dari analisis paltform ini, para trader dan investor dapat membuat keputusan investasi di Bursa Efek Indonesia (IDX).


Stockbit menyediakan opsi baru kepada investor retail seperti data finansial dengan kualitas institusi, fitur screener saham, dan aplikasi charting yang menunjukkan harga dan indikator lainnya secara real time.

Baca juga: Menkominfo Terus Bujuk Konglomerat Investasi di Startup

Ada pula fitur yang memungkinkan satu investor mem-follow dan berkomunikasi dengan investor lain di Stockbit untuk mengetahui apa yang sedang mereka kerjakan.

Perusahaan ini didirkan dua tahun lalu oleh Wellson Lo yang kini menjabat sebagai CEO Stockbit dan Johny Susanto sebagai CTO. Keduanya bertemu di Melbourne, Australia, pada 2006.

Ia membangun layanan ini untuk menyediakan data dan teknologi yang mudah diakses bagi pemain pasar saham.

“Kami yakin bahwa dengan sebuah platform analisis online, yang didukung dengan data berkualitas, pasar akan bisa berkembang lebih cepat melalui kolaborasi analisa yang lebih baik," kata Wellson.

Stockbit memerolah pendapatan dari model langganan freemium. Saat ini, Stockbit mengklaim hampir 10 persen dari total investor retail terdaftar di Indonesia, menggunakan pelanggan Stockbit dan mereka menghabiskan waktu 8 menit setiap kunungan. Perusahaan mencatat 15 persen pertumbuhan organik tiap bulannya dalam hal jumlah pengguna unik.

Menurut Andrias Ekoyuono, VP of Business Development di Ideosource, Stockbit menarik perhatian mereka karena memberi ranah permainan yang lebih adil antara investor institusi dan retail di Indonesia.

“Mereka juga berada di pasar yang akan berkembang pesat ke depannya, hal ini tercermin dari target Otoritas Jasa Keuangan yang ingin menarik hingga lima juta investor retail pada tahun 2017," ujar Andrias.

Sebelum diberi pendanaan oleh Ideosource, kedua pendiri memakai tabungan mereka untuk membangun Stockbit. Wellson dan Johny mengaku telah ditolak banyak investor, tetapi mereka gigih membangun perusahaan dengan melakukan perubahan strategi sampai mengembangkan model bisnis berkesinambungan. (adt)


ARTIKEL TERKAIT