Menurut Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Thomas Djamaluddin, satelit Lapan-A2 akan mengorbit dengan beberapa tahapan sebagai berikut.
- Roket pertama berbahan bakar padat lepas setelah 1 menit 52 detik.
- Roket ke dua berbahan bakar cair lepas setelah 4 menit 23 detik.
- Roket ke tiga berbahan bakar padat lepas setelah 9 menit 48 detik.
- Roket ke empat berbahan bakar cair dimatikan setelah mencapai ketinggian orbit setelah 21 menit 56 detik.
- Astrosat berbobot 1,5 ton dilepaskan pada ketinggian 650,17 km setelah 22 menit 33 detik.
- Lapan-A2 berbobot 76 kg dilepaskan pada ketinggian 650,16 kmsetelah 23 menit 3 detik.
- Satelit nano Kanada berbobot 28 kg dilepaskan pada ketinggian 650,14 km setelah 23 menit 28 detik.
- Empat satelit nano AS masing-masing berbobot 7 kg dilepaskan pada ketinggian sekitar 650 km setiap 0,5 menit, terakhir setelah 25 menit 33 detik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Satelit Buatan Indonesia Diorbitkan Hari Ini |
Dengan bobot 76 kilogram dan berdimensi 500 x 470 x 380 milimeter, Lapan-A2 membawa misi pemantauan permukaan Bumi, identifikasi kapal laut, dan komunikasi radio amatir.
Untuk menjalankan misi pemantauan lalu lintas kapal, operasi keamanan laut, perikanan, dan eksplorasi sumber daya kelautan Indonesia, satelit dilengkapi dengan Automatic Identification System (AIS). Teknologi ini dapat mendeteksi ribuan kapal dengan cakupan area pengamatan mencapai ribuan kilometer.
Sementara itu, misi komunikasi amatir pada Lapan-A2 bertujuan untuk komunikasi pada kondisi darurat bencana dan kegiatan radio amatir dalam mendukung kepentingan nasional.
[Gambas:Video CNN]
(eno)