Seiring peluncuran ponsel Coolpad Shine seharga Rp 2,9 juta yang mengedepankan fitur sidik jari, CEO Jeeves Jiang mengungkapkan pendapatnya terhadap popularitas Xiaomi, khususnya di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menambahkan, ponsel seperti iPhone yang memang termasuk produk high-end, tentunya sudah memiliki pasarnya sendiri. Sama halnya seperti ponsel murah yang memiliki letak pasarnya sendiri.
"Kami juga unggul di service center. Saat ini kami punya 25 titik di seluruh Indonesia dan akan ekspansi menjadi 100 titik sampai 2016. Xiaomi belum tentu memiliki pelayanan yang sama seperti kami 'kan, sehingga pengguna bisa melihat sendiri bagaimana kami melayani mereka," ungkap Jiang.
Kendati begitu, pihak Coolpad mengaku tidak menganggap Xiaomi sebagai kompetitor.
Coolpad menyatakan untuk saat ini mereka memang masih perlu gencar branding di Indonesia dan berupaya menduduki peringkat tiga besar ponsel pintar di Indonesia dengan cara menggaet banyak investor dan berinovasi di produk-produk selanjutnya.
Coolpad Shine mempunyai sensor sidik jari yang sifatnya 360 derajat, dalam artian si pengguna bisa mengaktifkan ponsel dari segala arah tanpa jarinya harus terpaku dalam posisi tertentu.
Sensor sidik jari Coolpad Shine juga mampu mengaktifkan lima aplikasi berbeda sekaligus dengan tiap-tiap pindai lima jari si pengguna.
Coolpad Shine memiliki layar ukuran 5,5 inci HD IPS dengan ketebalan 8,6 mm. Beroperasi dengan sistem operasi Android Lollipop 5.1 , ponsel ini ditenagai oleh prosesor Octacore 1,5 GHz Qualcomm Snapdragon, RAM 2 GB dan ROM 8 GB.
Dibalut oleh warna emas, Coolpad Shine dilengkapi oleh kamera utama 13 MP dan kamera depan 5 MP, kapasitas baterai 2500 mAh, serta didukung teknologi 4G LTE FDD.
(tyo)