Dijelaskannya, seminar yang membidik perusahaan-perusahaan pelat merah itu ingin mengenalkan konsep solusi TI bagi mitra dengan Right IT Spending.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan yang berlangsung dengan interaktif ini dihadiri oleh 40 orang peserta dari Perusahaan BUMN, swasta, dan juga Kementerian. Turut hadir ketua Umum Forum TI (FORTI) BUMN, Imam Bustomi.
Menurut JAC, di zaman sekarang arus data sangat besar masuk ke perusahaan dimana di dunia sekitar 90 persen data telah diproduksi sekitar dua tahun terakhir.
"Ada beberapa tantangan bagi perusahaan di masa sekarang yang membutuhkan solusi TI seperti memahami permintaan konsumen, mengantisipasi gejolak keuangan global, menjaga marjin, serta memastikan hasil yang didapat sesuai dengan prediksi," katanya.
Seperti diketahui, TelkomSigma tahun ini membidik pendapatan sekitar Rp 2,5 hingga Rp 3 triliun dengan dukungan belanja modal sekitar 25 persen dari target pendapatan 2015.
Tahun lalu, pasokan pendapatan berasal dari bisnis Sistem Integrasi (SI) yakni sekitar 50 persen, Data Center (35 persen), dan Cloud Commputing (15 persen).
"Kami harapkan training yang akan diselenggarakan secara reguler dua bulan sekali ini menjadi media sharing dan diskusi atas solusi infrastruktur yang dimiliki TelkomSigma serta menjadi jembatan bagi kami dalam menjalin kerjasama dengan mitra–mitra strategis lainnya di masa yang akan datang untuk memperluas pasar di Indonesia," pungkasnya.
(tyo)