Bukan rahasia lagi bahwa India memang dikenal akan aturan yang mengagungkan sapi sebagai bentuk penghormatan terhadap dewa yang mereka yakini. Ini menjadikan negara yang memiliki populasi sekitar 1,5 miliar itu mengharamkan konsumsi daging sapi.
Times of India mewartakan, seorang pria bernama Akhlaq usia 50 tahun yang merupakan warga Dadri dilaporkan telah dibunuh tanpa pemeriksaan pengadilan alias jadi korban main hakim sendiri lantaran ia dan keluarganya ketahuan menyimpan dan mengkonsumsi daging.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepala menteri telah mengarahkan untuk mengambil tindakan tegas terhadap hal-hal yang menciptakan ketidakharmonisan dan memicu kebencian dengan memanfaatkan media sosial seperti Twitter, Facebook, hingga WhatsApp," ujar juru bicara kepolisian.
Juru bicara tersebut juga mengungkapkan, sejumlah tweet berasal dari pengguna basis Noida, sebuah kota di India yang memiliki kepanjangan New Okhla Industrial Development Authority.
Sejauh ini, Twitter di laman resminya mencatat ada sebanyak 33 permintaan yang diajukan oleh pemerintah, polisi, dan pengadilan untuk segera disingkirkan untuk periode 1 Januari sampai 30 Juni 2015.
Walau belum jelas berapa jumlah ajuan untuk kasus ini, namun tentunya bakal menambah deretan removal request India untuk Twitter.
(eno)