Khusus spesies satwa baru yang ditemukan termasuk aneh. Di antaranya adalah monyet yang suka bersin saban hujan turun, ikan yang bisa bertahan hidup selama empat hari tanpa air, dan ular pit viper yang indah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di utara Myanmar ini juga hidup ikan kecil tapi menakutkan, yang diberi nama spesies Danionella dracula yang memiliki taring seperti drakula. Ikan aneh lain adalah Channa andrao, ikan berkepala ular ini bisa ‘berjalan’ di darat dengan menggerakkan siripnya. Dia juga bisa hidup di daratan tanpa air tawar selama beberapa hari.
Sejak diteliti dalam kurun waktu 2009-2014, ilmuwan sudah menemukan total 211 spesies baru di Himalaya timur itu. Total ada 10 ribu spesies tumbuhan dan 300 spesies mamalia, hampir 1.000 spesies burung, ratusan reptil, amfibi, dan ikan air tawar, yang hidup di Himalaya.
Tapi ilmuwan khawatir terhadap kelangsungan hidup mereka, sebab habitatnya makin terancam, baik oleh perubahan iklim maupun gerak pembangunan yang cepat di sana.
Ini penampakan ikan yang bisa berjalan di darat:
Ikan berjalan di darat dari Himalaya (Dok. Henning Strack Hansen/WWF) |
Sedangkan penampakan ular yang cantik:
Pit viper cantik dari Himalaya. (Dok. Liang Zhang/WWF) |
Ikan berjalan di darat dari Himalaya (Dok. Henning Strack Hansen/WWF)
Pit viper cantik dari Himalaya. (Dok. Liang Zhang/WWF)