Diluncurkan hari ini, Kamis (8/10), sang pendiri sekaligus CEO LadyJek Brian Mulyadi mengungkapkan, layanan besutannya memberikan perlakuan istimewa untuk konsumen. Ini diyakini menjadi nilai jual dan kelebihan yang berbeda dari layanan aplikasi sejenis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian Chief Technology Officer (CTO) LadyJek, Andre Wijaya menjelaskan, di dalam aplikasi terdapat dua fitur yang menunjang keamanan, yaitu panic alarm dan alert button.
Lalu alert button juga bisa dipakai jika si pengguna merasa keamanannya terancam atau ingin lokasinya terlacak oleh tim customer service.
"Alert button ini sekali diklik langsung terintegrasi ke layanan LadyJek Care agar di sana bisa melacak lokasi si pengguna secara real time untuk mengirim tim bantuan," lanjutnya.
![]() |
Cara pembayaran LadyJek terdiri dari tiga pilihan, yaitu bisa dengan uang tunai biasa, lalu melalui Mandiri e-cash, dan XL tunai.
Soal promo, LadyJek memberikan perjalanan pertama secara gratis selama bulan Oktober ini. Sementara tarifnya Brian mengaku mengatur biaya Rp 25 ribu untuk 6 kilometer pertama dan bertambah Rp 4 ribu untuk kilometer berikutnya.
LadyJek yang sudah bisa diunduh di platform Google Play Store ini bekerja sama dengan perusahaan asuransi Axa untuk memberikan asuransi kecelakaan untuk si pengemudi dan penumpang. Untuk perangkat iOS harus menunggu ketersediaan aplikasi sekitar satu sampai dua pekan di Apple App Store. (tyo)
